DPRD Soroti Besarnya Angka Pengangguran Di Kota Tegal

Admin 07/11/2018 186

TEGAL - DPRD Kota Tegal menyoroti angka pengangguran 2017 di Kota Bahari yang dilaporkan masih cukup tinggi mencapai 10.215 orang, sebagaimana mengemuka dalam Rapat Penyusunan Dokumen Rencana Tenaga Kerja Kota Tegal 2018-2023 yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Yuswo Waluyo, Senin (5/11) lalu.

“DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melakukan evaluasi kebijakan secara holistik,” kata Ketua DPRD Edy Suripno di Gedung Parlemen Jalan Pemuda Tegal, kemarin.

Edy mengemukakan, kebijakan yang dapat diambil untuk menekan angka pengangguran adalah dengan menyusun kegiatan pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi publik. Pemkot Tegal, mwnurutnya, perlu meningkatkan kegiatan-kegiatan seperti padat karya dan fasilitasi melalui bursa kerja, pameran, serta pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), yang didukung dengan bantuan permodalan, pembinaan, dan pemasaran produk, sehingga, UMKM di Kota Tegal dapat berkembang lebih maju.

Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di bidang ketenagakerjaan tidak boleh bersifat normatif, dan harus ada kelanjutannya. Sehingga output dari kegiatan-kegiatan tersebut bisa dirasakan masyarakat, berupa penyerapan tenaga kerja.

Di sini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perlu mengoptimalkan tugas pokok dan fungsinya. DPRD memandang, angka pengangguran di Kota Tegal seharusnya bisa ditekan.

Menurut Edy, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 yang dialokasikan sebesar Rp1,1 triliun semestinya mampu untuk menjawab hal-hal yang dibutuhkan masyarakat. APBD harus berdaya guna untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selama ini, OPD kurang progresif dalam menjawab kebutuhan masyarakat terkait peningkatan kesejahteraan. Wali kota harus serius dalam melakukan pengarahan, pengawasan, dan pembinaan terhadap OPD,” tegas Edy. (nam/ela/zul) 

https://radartegal.com/berita-dprd-kota-tegal/dprd-soroti-besarnya-angka-pengangguran-di-kota.26478.html