Oeyip: Soal SMAN 1 Dan SMPN 1 Tegal, Warga Tak Usah Risau

Admin 18/01/2019 192

TEGAL - Persoalan status hukum tanah yang kini ditempati SMAN 1 dan SMPN 1 Tegal juga diseriusi Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno. Pejabat yang karib disapa Oeyip itu meminta warga dan masyarakat Kota Bahari tidak perlu khawatir, karena masih ada upaya hukum lanjutan berupa peninjauan kembali (PK).

Ditemui usai memimpin rapat dengar pendapat (RDP), Senin (14/1) kemarin, Oeyip mengatakan substansi yang digugat PT. KAI yakni terbitnya sertifikat atas nama Pemkot Tegal. Saat ini Pemkot Tegal sedang berupaya mengajukan upaya hukum melalui PK.

"Jika itu dimenangkan oleh PT KAI, makan tidak serta merta menjadi miliknya," katanya.

Sebab, kata Edy, jika PK memutuskan membatalkan sertifikat yang pertama, maka tanah itu menjadi eigendom. Berdasar Undang-Undang Pokok Agraria disebutkan hak eigendom harus dikonversikan hingga batas akhir 1980.

"Sedangkan konversi ini tidak dilakukan oleh PT KAI," jelasnya.

Ditambahkan Oeyip, kalau kedudukan sertifikasi pertama dibenarkan oleh MA, Pemkot Tegal hanya perlu mengajukan sertifikat berdasarkan UU Pokok Agraria. Karena, putusan MA tidak secara otomatis menyebutkan PT KAI memiliki tanah tersebut. (muj/zul)

 

https://radartegal.com/berita-dprd-kota-tegal/oeyip-soal-sman-1-dan-smpn-1-tegal-warga-tak-usah.27813.html