Tekan Angka Putus Sekolah, RT Dan RW Perlu Dilibatkan

Admin 14/12/2018 195

TEGAL - Banyaknya angka putus sekolah menjadi sebuah keprihatinan bersama yang harus segera ditangani. Penanganan perlu melibatkan sejumlah pihak termasuk peran ketua RT dan RW yang ada.

 

Itu diungkapkan Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno kemarin. Menurutnya, banyaknya angka putus sekolah ini dilatar belakangi minimnya kesadaran dan edukasi pada orang tua siswa termasuk persoalan kemiskinan.


Sehingga banyak orang tua yang memilih jalan pintas anak ikut serta membantu dan memikul beban ekonomi keluarga dengan mempekerjakan anak sebagai ABK kapal dan sebagainya. Padahal untuk pembiayaan pendidikan sudah dijamin oleh APBD.

"Artinya fasilitasi pendidikan sudah memenuhi standar. Tinggal intervensi membangun kesadaran tentang pentingnya pendididikan yang harus dijadikan isu utama untuk mengurangai angka putus sekolah," katanya.

Menurut Edy, untuk menekan angka putus sekolah, bisa dilakukan dengan pendekatan OPD kepada orang tua siswa agar untuk memberikan edukasi kepada mereka. Sehingga para orang tua memiliki kesadaran untuk menyekolahkan anaknya.

"Namun, penyelesaian masalah ini tidak saja melibatkan disdik saja tetapi harus mengikutsertakan kelurahan, RW dan RT dan kelembagaan masyarakat lainnya," jelas Edy.

Menurut Pria yang akran disapa Uyip itu, penyelesaian secara holistik ini harus konkrit tersusun jumlah dan jenjang pendidikan yang ada. Sedangkan Keterlobatan RT/RW dan kelembagaan kelurahan sangat strategis untuk menekan angka putus sekolah. (muj/zul)

 

https://radartegal.com/berita-dprd-kota-tegal/tekan-angka-putus-sekolah-rt-dan-rw-perlu.27184.html