Walikota Tegal Gagal Ciptakan Kondusifitas Kota

Admin 24/07/2017 174

TEGAL – wartaekspres.com – Buntut perseteruan antara Paguyubam Lurah se-Kota Tegal dengan Ustadz Edy Priyono alias Edy Wanyad mengundang reaksi dari berbagai kalangan termasuk Ketua DPRD Kota Tegal, H. Edy Suripno, SH, MH.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengundang Inspektorat dan BKD Pemerintah Kota Tegal untuk klarifikasi. “Pemanggilan tersebut direncanakan pada hari Kamis mendatang. Jika dimungkinkan kita undang para lurah dan camat untuk mengklarifikasi perihal kejadian tersebut,” demikian H. Edy Suripno, Senin (24/7) kepada wartaekspres.com berkomentar.

Menurutnya, jika kejadian itu terbuktikan kebenarannya dalam konteks pemanfaatan birokrasi untuk kepentingan politik maka hal itu sangat disayangkan.

“Secara umum publik sudah bisa membaca, melihat dan menilai siapa saja yang akan maju dalam pilkada mendatang. Apalagi walikota sudah mensosialisasikan untuk berpasangan dengan orang tersebut (H. Amir Mirza – red),” ujarnya.

“Maka wajar jika orang menilai ada upaya pemanfaatan birokrasi untuk kepentingan politik. Apalagi kapasitas dan korelasinya terkait tata kelola pemerintahan sama sekaki tidak ada,” ujar Uyip sapaan sayang dari H. Edy Suripno.

“Ini yang kita atau DPRD sayangkan, jika benar adanya keterlibatan dan pelibatan PNS/ASN sebagai instrumen politik untuk pemenangan calon tertentu, ini jelas pelanggaran besar. Oleh karena itu, DPRD berkepentingan untuk mengklarifikasi kejadian itu,” urainya melanjutkan.

Terdapat garis komentar dari Ketua DPRD yang cukup menarik, menyangkut siapa yang paling bertanggung jawab untuk menjaga kondusifitas dari dinamika Kota Tegal jelang Pilkada.

“Kalau kemudian ada anggapan dan ajakan mari kita menjaga kondusifitas daerah, agar daerah bisa membangun dan maju, maka mari kita lihat, sejatinya siapa yang menciptakan situasi sehingga Kota Tegal menjadi tidak kondusif.?,” Uyip memberi pandangan ditengah kesibukannya di Semarang pada wartaekspres.com yang disampaikan melalui WhatsApps

“Jawabannya hanya satu yaitu Walikota, sebagai kepala daerah, walikota gagal menciptakan situasi kondusif di Kota Tegal. Oleh karena itu, DPRD berkepentingan untuk mengklarifikasi dan mengurai kejadian tersebut agar profesionalitas birokrasi dapat tetap terwujud,” urai Uyip yang juga berencana maju dalam ajang pesta demokrasi 2018 mendatang.

DPRD ujarnya, sangat menyayangkan adanya aksi yang mengatasnamakan paguyuban lurah sampai mendatangi Polres Tegal Kota melaporkan Ustad Edy Priyono.

“Ini presiden buruk bagi penyelenggaraan tata kelola pemerintahan, mereka itu digaji untuk melayani masyarakat, ketika ada masyarakat yang mengkritisi kinerja mereka justru dilaporkan ke kepolisian, inikan aneh,” pungkasnya. (Anis Yahya/Kontr

https://www.wartaekspres.com/walikota-tegal-gagal-ciptakan-kondusifitas-kota/