Warga Diajak Perangi Berita Hoaks

Admin 19/11/2018 174

TEGAL - Beredarnya berita bohong atau hoaks kerap membuat resah. Karenanya, masyarakat diminta tidak terpancing berita itu dan memerangi segala bentuk penyebaran berita hoaks.

Setidaknya dua kali dalam bulan Oktober warga Kota Tegal diresahkan dengan adanya berita hoaks terkait soal gempa. Berita pertama kali diunggah DP yang kini prosesnya masih dalam penanganan Polres Tegal Kota pada 2 Oktober 2018.

Tak lama setelah itu, masyarakat kembali diresahkan dengan adanya berita hoak soal gempa. Tepatnya pada 19 Oktober 2018 yang diunggah dan disebarkan melalui pesan berantai whats app.

Terkait itu, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara sempat angkat bicara. Menurutnya, tidak ads aktivitas gempa di sekitar Kota Tegal dan sekitarnya.

Menanggapi itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan pihaknya bersama jajaran terkait berkomitmen memerangi berita hoaks. Dia pun mengajak kepada masyarakat untuk tetap tenang dan melawan penyebaran berita hoaks.

"Kami berharap masyarakat tidak sembarangan memposting berita yang belum tentu kebenarannya," katanya.

Menurut Kapolresta, dalam mengcounter berita hoaks, pihaknya gencar melakukan patroli cyber. Selain itu juga mensosialisasikan kepada masyarakat.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial.

"Kalau menerima informasi, saring dulu dan pastikan kebenarannya sebelum di share," pungkas Edy. (muj/zul)

https://radartegal.com/berita-dprd-kota-tegal/warga-diajak-perangi-berita-hoaks.26728.html